Saturday, December 05, 2015

Untuk Seseorang yang Baru Saja Kecewa pada Mimpi

Diposkan oleh Rabbani Haddawi di 09:14
Reaksi: 
Lorong yang ramai penuh sesak ini mungkin bagimu yang berani bermimpi hanyalah serupa sepi yang menyakiti. Atau bagi siapapun yang berani melakukan hal yang berbeda hanyalah serupa sunyi yang melukai.

Kamu sudah cukup banyak berjuang untuk menemukan di mana tempatmu seharusnya berada. Akan tetapi mungkin bagi pikiran sempit mereka, tidak ada tempat bagi ia yang berani berbeda dan mengikuti mimpinya.


Jangan menyerah dulu, coba duduk dan dengarkan aku di sini sambil tatap mataku.

Jika apa yang kamu percaya adalah sebuah ketenangan yang bagi mereka hanyalah sebuah kelemahan, kamu tidak perlu melawan. Kamu cukup kuat untuk menang tanpa peperangan.

Jangan lagi sembunyikan dirimu dalam sebuah label nama terkenal milik orang lain. Namamu jauh lebih indah untuk dikenal dan dilantunkan. Biarkan lantunan namamu itu membuat setiap orang memberikan pujian.

Aku janjikan padamu, kamu tidak perlu lagi bersembunyi di balik nama sang idola. Tapi kamu harus berjanji juga untuk tidak takut bermimpi dan jadi berbeda. Kamu, suatu saat akan melampaui segala yang bisa kamu lihat darinya sang idola.

Percayalah pada seseorang yang kamu harapkan ada di sisimu saat apapun terjadi. Jika suatu saat ia tidak sengaja melakukan kealfaan pada salah satu tugasnya untuk menemanimu, bukan berarti ia tidak peduli. Dan jika ia secara tidak sengaja menyakitimu dengan perkataannya untuk menyemangatimu yang tidak kamu ingin dengar, bukan berarti ia berniat melukai. Kata-katanya mungkin menyayat dalam, tetapi setidaknya kamu tidak sendiri. Ia, seseorang itu, akan selalu menemani.

Kalau kamu mau melihat kembali kenangan-kenangan itu, kamu akan lihat bahwa kamu memiliki teman yang mengibarkan bendera kebanggaan atas dirimu dan pencapaianmu.

Dengarkan aku, terlalu banyak kebahagiaan yang telah atau belum kamu rasakan dalam hidupmu dibanding perasaan sedih itu. Aku janjikan padamu, suatu saat kamu akan berpaling pada kini yang telah menjadi lalu, dan semua kekecewaan itu telah lama hilang bersama waktu.

Ya, ini untukmu yang di masa depan tidak akan melihat lagi kekecewaan hari ini.

Dariku, yang bertugas selalu menemani.

0 komentar:

Post a Comment

 

RabbaniRHI's Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos