Friday, October 19, 2012

Seseorang Yang Kamu Panggil Cinta Dulu

Diposkan oleh Rabbani Haddawi di 01:43
Reaksi: 

Aku adalah sinar yang melintas sekedip, bagai kunang-kunang kecil. Dan kamu adalah sayap-sayap yang lepas sekepak kamu mengudara membawa hatiku semua. 

Kita adalah kata yang terlambat terucap. Dan semestinya tak terjadi. 
Dan cinta adalah rasa yang pertama dan terakhir seperti yang kamu bilang bisa merangkum sebuah kerinduan. Tapi bagiku, cinta adalah kepasrahan.

Terimalah maafku untuk semua yang terlambat kulakukan. Untuk semua yang tidak sanggup aku janjikan kepadamu dulu. Untuk semua yang tak sempat kukatakan. Untuk semua yang tidak sanggup aku selesaikan dan jalani bersamamu. Untuk semua janji yang aku ingkari.

Lama bagiku untuk mencoba mengikhlaskan jalan takdir kita. Sulit untuk mengikhlaskan jejak kaki kita yang terukir untuk berakhir sampai disini tanpa sesal menerima kenyataan bahwa kamu kini tanpa aku. 

Berusaha mengerti indahnya arti hari ini, aku tau tidak ada jalan untuk kembali.

Aku tidak akan sepenuhnya meninggalkanmu. Aku akan menjagamu dari atas sana. Memperhatikan kamu tumbuh bersama semua orang yang menyayangimu sebagai bintang yang akan selalu bisa kamu tatap saat sedang merasa sepi.

Selamat tinggal, jangan bersedih karena ini semua berakhir. Berbahagialah karena ini semua terjadi. Salamku untuk seseorang yang akhirnya menggantikan posisiku untuk menjagamu. 

Dan izinkan aku mengatakan bahwa aku mencintaimu untuk yang terakhir kali.

Kenanganmu, Seseorang yang Kamu Panggil Cinta Dulu.

0 komentar:

Post a Comment

 

RabbaniRHI's Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos